Selasa, 03 Januari 2012

MENGENAL ALAM ALA MONGOLIAN CAMP

Berkemah merupakan salah satu cara untuk mengenal alam dan lingkungan yang dapat dilakukan bersama-sama dengan keluarga ataupun teman. Selain mendekatkan diri kepada alam, kegiatan ini juga mampu mengusir rasa penat. Di kawasan Sukajadi, Bogor, Jawa Barat, terdapat sebuah tempat bernama The Highland Park Resort yang menawarkan konsep berkemah ala bangsa Mongol. Tempat ini biasa disebut Mongolian Camp.
Terletak pada ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, Mongolian Camp menawarkan konsep berkemah yang berbeda pada umumnya. Kita tak perlu lagi membawa dan mendirikan tenda. Karena sudah ada 31 unit tenda yang berdiri kokoh dengan latar belakang pemandangan Gunung Salak yang asri dengan balutan udara yang sejuk. Kita dapat menginap di tenda-tenda berwarna putih seperti serasa berada di pemukiman bangsa Mongol dengan fasilitas hotel bintang lima di dalamnya.
Ada beragam fasilitas bermain yang terdapat di perkemahan Mongol pertama di Asia Tenggara ini, seperti area outbound, mini water boom, flying fox, lapangan futsal dan masih banyak lagi lainnya. Selain itu, di sisi sebelah timur, terdapat perkebunan tanaman hias krisan dan anthurium yang cukup luas. Bagi pecinta tanaman hias, hal ini tentunya menjadi nilai tambah tersendiri.
Menuju ke tenda tersebut, kita akan melewati jalan setapak yang terbuat dari marmer yang sengaja dibuat kasar agar tak licin bila dilalui. Di tepi-tepi jalan tersebut berbagai tanaman tertata dengan apik. Selain itu, barisan lampion berwarna-warni khas Mongol, tergantung di atas sepanjang area camp. Jika malam tiba, barisan lampion tersebut terlihat indah menerangi perkemahan. Sehingga semakin membuat hangat suasana.
Tak jauh dari Mongolian Camp, kita juga dapat melakukan kegiatan tracking di alam bebas menuju objek wisata Curug (air terjun), yaitu Curug Nangka. Jarak menuju gerbang Curug Nangka hanya sekitar 300 meter dari Mongolian Camp. Wisata air terjun yang sering didatangi dari berbagai lapisan masyarakat ini, merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Untuk menikmati pesona alam Curug Nangka, kita harus membayar karcis masuk sebesar Rp 7.500 / orang. Dari loket pembayaran, kita butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke curug tersebut dengan melalui kondisi trek jalan yang beragam, namun tetap menyenangkan. Barisan hutan pinus yang tinggi menjulang ‘siap menyapa’ para pengunjung yang baru datang. Sepanjang perjalanan menuju Curug, kita akan ‘dimanjakan’ oleh pemandangan hijau yang tenang nan rindang. Oleh karena itu, tak heran bila objek wisata ini selalu ramai bila akhir pekan tiba. Di kawasan ini juga, kita akan menjumpai kera ekor panjang (macaca fascicularis) yang turun untuk mencari makan.
Wisata Curug Nangka memiliki tiga tahap air terjun, yang masing-masing memiliki ketinggian 20-30 meter. Dengan urutan yang paling bawah adalah Curug Nangka, kemudian Curug Daun dan yang terakhir adalah Curug Kawung. Ketiga tahap air terjun ini selalu diminati para pengunjung untuk sekedar menikmati suasana alam serta mendengar gemericik air yang berasal dari kaki Gunung Salak ataupun merasakan segarnya berenang di air terjun ini.
Jika lelah dan lapar mendera akibat menempuh perjalanan ke curug, kita dapat menyambangi deretan penjual makanan dan minuman yang terletak di tempat parkir wisata ini. Dengan ramahnya mereka akan melayani pesanan kita. Beragam cinderamata khas kota Bogor pun juga tersedia di sini.
Berkemah dengan fasilitas hotel bintang lima ala Mongolian Camp dan mengenal pesona wisata alam Curug Nangka tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, namun juga terbukti ampuh menghilangkan kepenatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar