Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juni 2013

Wujudkan Passion Bersama Aspire P3 Hybrid Ultrabook

Penulis : Adhitya P. Pratama

Foto : doc www.acerid.com
Ketika jaman semakin modern, peran sebuah perangkat teknologi menjadi sangat fundamental dan krusial dalam mendukung aktivitas apapun. Kini, perangkat teknologi dituntut untuk memiliki mobilitas dan kinerja tinggi demi menunjang pekerjaan sehari-hari ataupun mengisi waktu luang dengan berbagai fitur hiburan. Bahkan perangkat teknologi yang tepat, bisa membantu karir serta mewujudkan sebuah passion yang terpendam dari penggunanya.

Sebelum membahas bagaimana peran perangkat teknologi dapat membantu karir dan mewujudkan mimpi penggunanya, saya akan membahas mengenai konsep passion. Semua manusia pastilah punya passion-nya masing-masing dalam berkarir. Namun, terkadang banyak orang yang kurang menyadari hal itu dan cenderung memendamnya dalam-dalam. Berbicara soal karir dan passion, adalah dua hal yang berbeda tetapi saling berkaitan. Lalu, seperti apa sih konsep passion dalam berkarir itu ?

Dikutip dari www.indonesiamengajar.org, Rene Suhardono, salah seorang Career Coach ternama di Tanah Air, berujar bahwa Passion bukanlah segala sesuatu yang dikuasai, namun yang kita cintai. Passion merupakan salah satu unsur karir. Karir haruslah melibatkan passion, tujuan hidup, values, ketercapaian dan kebahagiaan.

Membaca kutipan di atas, maka dapat diartikan seseorang berada di "jalur yang benar" dalam karirnya, ketika ia bekerja sesuai dengan passion (kegemarannya). Hasil pekerjaan atau aktivitas seseorang akan maksimal, jika dilakukan dengan sepenuh hati. Apabila sudah begitu, biasanya sesulit apapun masalah yang ditemui saat bekerja, seseorang tetap senang dan enjoy menghadapinya.

Peran Teknologi
Sangat naïf rasanya jika berbicara karir dan passion, namun menyampingkan peran perangkat teknologi. Seperti yang sudah saya singgung di atas, bahwa menjadi sangat penting melibatkan sebuah perangkat teknologi dalam berbagai aktivitas demi meraih karir impian dan passion kita. Termasuk untuk membantu hidden passion saya dibidang tulis menulis dalam bidang jurnalistik.

Berbicara perangkat teknologi, baru-baru ini produsen perangkat elektronik asal Taiwan, Acer meluncurkan produk terbaru mereka yang diberi nama Aspire P3 Hybrid Ultrabook. Uniknya, ultrabook ini sengaja didesain untuk ditransformasi dari mode personal computer (PC) menjadi mode tablet. Acer jeli melihat kegemaran masyarakat pengguna gadget di Indonesia telah berkembang kepada teknologi layar sentuh (Touch-centric) dalam aktivitas komputasinya. 

Memakai teknologi prosesor terbaru Intel Core Y series, yang diperuntukan untuk perangkat dengan mobilitas tinggi, Aspire P3 hadir dalam dua pilihan prosesor, yaitu Intel Core i5 dan Intel Core i3. Dengan prosesor tersebut, Aspire P3 merupakan Notebook masa depan yang responsif dan dapat dihandalkan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Tak terkecuali bagi profesi Jurnalis yang dituntut untuk selalu bekerja cepat, multitasking dan bermobilitas tinggi.

Dengan menggunakan Windows 8 yang dibenamkan dalam sistem operasi Aspire P3, saya bisa melakukan berbagai aktivitas. Mulai dari menulis artikel di program Office, mengedit foto karya saya, sampai melakukan aktivitas hiburan, seperti menonton film Full HD, bermain games dan lain sebagainya. Hobi saya yang suka memotret dan mengunggahnya di jejaring sosial maupun web fotografi, juga semakin mudah. Karena Aspire P3 dilengkapi oleh kamera 5 Megapixel dibagian belakang yang dapat mengambil gambar dengan Jernih. Pada bagian depannya, Aspire P3 juga dilengkapi oleh kamera yang sanggup memenuhi kebutuhan untuk video conference.

Perangkat elektronik yang memiliki ukuran layar b 11.6” dengan resolusi 1366×768 ini di lengkapi dengan panel IPS yang akan memberikan warna indah dan cemerlang seperti aslinya. Aspire P3 memiliki dimensi 190.77 (W) x 295.4 (D) x 9.95/10.15 (H) mm dengan berat hanya 0.79 kg ketika dalam posisi tablet. Dengan begitu, gadget ini terhitung ramping dan elegan. Karena menggunakan bahan dasar alumunium yang terasa solid ketika digenggam.

Untuk konektivitas, Acer Aspire P3 dapat membantu saya mengunggah karya tulis dan fotografi ataupun hanya sekedar mengirimkan e-mail, secara mudah. Karena perangkat ini dilengkapi dengan Acer InviLink Nplify WiFi 802.11a/b/g/n dan Bluetooth 4.0, sehingga dapat cepat terhubung ke perangkat penunjang lain secara nirkabel. Soal penyimpanan data, Aspire P3 memiliki media penyimpanan data berupa solid state drive (SSD) 60GB atau 120GB. Disertai pula full sized port USB 3.0, dengan begitu saya dapat menyambungkan Aspire P3 ke perangkat eksternal lainnya.

Acer Aspire P3 Hybrid Ultrabook semakin sempurna dengan adanya aplikasi Virtual Disc Jockey (DJ) yang berisi stem dari DJ Tiesto. Sehingga kita dapat mencampur lagu layaknya Superstar DJ. Dengan bantuan aplikasi dari Aspire P3 itu, Vernon, asisten DJ Tiesto, mampu mewujudkan impian dan passionnya menjadi seorang DJ. Anda bisa melihatnya di www.youtube.com/watch?v=7zK-E9th8uQ, bagaimana Vernon tampil seperti seorang DJ profesional di video tersebut dan sukses membuat crowds / penonton berjingkrak-jingkrak.

Sebuah kutipan bagus dari Charley Sweeney yang mengatakan "Purpose of life gives away to vision. Vision creates dream. And dreams become reality". Menurut pendapat saya, semua orang berhak mendapatkan mimpi dari tujuan hidupnya. Baik itu Vernon, saya ataupun anda, semua memiliki passion dalam bidangnya masing-masing yang dapat menghantarkan kepada mimpi yang belum terwujud. Dan, Acer Aspire P3 Hybrid Ultrabook, saya rasa notebook masa depan yang bisa membantu mewujudkan mimpi serta passion saya dan siapa pun.